Contact us now
+6289-774455-70

Oleh-oleh Lebaran 1433H/2012M (1): Reuni SCTV Yang Membawa Perasaan Aneh

Zelda berpose sejenak di depan kantor lama SCTV di Jl Raya Darmo Permai III Surabaya.

Zelda berpose sejenak di depan kantor lama SCTV di Jl Raya Darmo Permai III Surabaya.

Diam-diam, pikirannya saya menerawang 17 tahun lalu. Saat saya lulus dari komunikasi Unair dan mencoba peruntungan bekerja di perusahaan yang cukup terkenal dan favorit, SCTV.

Oleh: Mochamad Yusuf*

Salah satu kegiatan yang saya lakukan di hari lebaran kemarin adalah menghadiri reuni ex-karyawan SCTV. Sebenarnya reuni ini bukanlah pertama kali yang pernah diadakan. Tiga tahun lalu reuni diadakan untuk pertama kalinya. Namun reuni ini sungguh istimewa. Khususnya bagi saya.

Pertama, tidak seperti reuni sebelumnya yang diadakan di restoran, reuni kali ini diadakan di gedung SCTV. Kantor lama dimana dulu kita bekerja, sebelum akhirnya kantor dipindah ke Jakarta. Tentu saja ini membangkitkan momen-momen bersejarah.

Dengan mengunjungi reuni, berarti saya akan datang di kantor yang pernah membesarkan karir saya. Sebenarnya ini bukanlah kunjungan pertama saya ke kantor lama SCTV tersebut sejak saya ‘resign’ di tahun 1998 lalu, tapi di gedung yang sama dengan banyak teman kerja yang sama dulu rasanya menimbulkan rasa nostalgia.

Kedua, reuni bertepatan dengan ulang tahun SCTV yakni pada 24 Agustus. Sehingga reuni diadakan bareng bersamaan perayaan ultah oleh teman-teman yang masih bekerja di SCTV. Ya, tanggal 24 Agustus adalah tanggal sakral bagi SCTV. Karena biasanya dulu di SCTV selain adanya peringatan dengan makan-makan, biasanya didahului/dilanjutkan dengan perayaan berbagai lomba.

Ketiga, saya mengajak 2 anak saya untuk ikut reuni. Kunjungan ini tentu membedakan saya sewaktu masih bekerja di sana. Karena sampai saya keluar dari SCTV, saya masih belum menikah. Sehingga anak-anak tidak pernah tahu bahwa ayahnya pernah kerja di tempat yang mereka kunjungi sekarang.

Ya, memang ada beberapa perasaan ‘aneh’ saat mendatangi reuni tersebut. Pertama, adalah saat masuk kantor SCTV itu dengan naik mobil. Dulu, waktu kerja saya hanya naik motor saat masuk kantor SCTV itu. Bahkan setelah resign pun saat ke sana untuk silaturahmi ke teman-teman yang masih kerja di sana, juga pakai motor. Jadi ada perasaan aneh, saat harus berhenti di portal pintu masuk, dan melambaikan tangan ke satpam. Rasanya bagaimana begitu.

Perasaan aneh masih berlanjut saat parkir. Karena dulu naik motor maka parkirnya ya khusus di tempat sepeda motor. Kali ini aneh saat memarkir mobil di dekat pintu masuk dekat check clock dulu. Karena dulu saya tidak pernah berpikir bisa memarkir mobil dekat pintu masuk ini. Hehehe.

Lalu karena hari itu adalah hari Jumat dan saya datang sebelum saat shalat Jumat, maka saya mengajak Zidan, anak laki saya, untuk jumatan di masjid kantor. Ini juga mendatangkan perasaan aneh. Karena duduk bersimpuh dengan Zidan di sisi saya di tempat saya dulu sering shalat atau beristirahat siang.

Masjid ini memang ada beberapa memori, karena saya sempat menjadi takmir saat takmir sebelumnya dipindah tugaskan ke Jakarta. Dia meminta saya menggantikan tugasnya. Di antaranya adalah menyusun dan mengkonfirmasi jadwal khatib Jumat selama setahun, dan memastikannya datang pada hari Jumat. Untuk tugas di masjid ini, saya dibantu oleh Anang, yang ternyata masih juga bekerja di sana sampai sekarang.

Lalu saat reuni, diam-diam saya mengajak Zelda, anak perempuan saya, untuk masuk ke dalam. Masuk ke ruang teknik, di mana ada lorong yang masuk ke ruang master control/On Air. Sayang pintunya dikunci. Saya melanjutkan ke ruang studio dan tempat rias dulu. Berdiri di situ bersama Zelda rasanya aneh. Seperti barusan saja saya di situ bekerja melewati lorong ini khususnya saat ke Library pinjam kaset.

Berikutnya saya ajak dia ke master control. Ini memang bukan master control sebenarnya. Karena yang asli sudah dibongkar. Namun fungsinya masih sama, meski tidak sekompleks dulu. Duduk di situ dengan Zelda, timbul kembali perasaan aneh.

Diam-diam, pikirannya saya menerawang 17 tahun lalu. Saat saya lulus dari komunikasi Unair dan mencoba peruntungan bekerja di perusahaan yang cukup terkenal dan favorit, SCTV. Setelah melalui berbagai test, termasuk test kesehatan, akhirnya saya diterima kerja di sini.

Tentu saja saya bangga, selulus kuliah saya bisa langsung kerja di perusahaan cukup besar dan ternama. Sekaligus saya senang, karena pekerjaan saya sama dengan latar belakang dan minat saya waktu kuliah, yakni iklan. Pekerjaan saya membuat iklan, namun iklan untuk SCTV yang dinamakan sebagai promo.

Saya orang pertama lulusan komunikasi Unair yang kerja di televisi. Karenanya saya sungguh menikmati pekerjaan ini. Ditambah masih bujang dan belum pacaran, hehehe, saya tak segan untuk nglembur sampai malam-malam. Saya ingat, bahwa saya pulang paling cepat pukul 21.00.

Tapi itu jarang. Yang sering malah saya pulang sampai lewat tengah malam. Untung perusahaan memberi tumpangan untuk karyawan yang nglembur sampai malam. Sehingga biasanya ketika di mobil saya langsung tidur, dan dibangunkan saat sudah sampai rumah. Apalagi ternyata karena saya tidur, saya seringkali kebagian diantar paling belakang. Hehehe.

Hari libur, seperti Sabtu dan Minggu, saya tetap kadang masuk kantor. Kadang setelah pekerjaan selesai, saya bermain internet. Saat itu di tahun 1996-an, internet adalah barang baru bagi masyarakat Indonesia. Hanya beberapa perusahaan yang memiliki akses internet.

Saya sungguh beruntung termasuk orang Indonesia yang dini menikmati internet. Hehehe. Ternyata kelak, internet adalah pekerjaan saya berikutnya. Dan kelak dengan internet kantor itu, saya mendapatkan jodoh. Hehehe.

Saat saya pulang meninggalkan kantor SCTV itu meninggalkan perasaan aneh lagi. Dengan anak-anak, Zidan dan Zelda, serta Windarti Wiwien yang berencana menginap di rumah (dia dulu temannya istri), saya keluar bermobil dan menjemput istri yang ternyata menunggu dekat kantor. Tempat dulu, di mana saya juga menunggu bis untuk pulang.

Rasanya lebaran dengan reuni SCTV ini sangat berbekas bagi saya, karena banyak menimbulkan keanehan bagi saya. Hehehe. [PURI, 27/8/2012 sore]

~~~
Serial “Oleh-oleh Lebaran 1433H/2012M” ini adalah sedikit cerita saat saya berlebaran di tahun 1433H/2012M.

~~~
*Mochamad Yusuf adalah online analyst, pembicara publik tentang IT, host radio, pengajar sekaligus praktisi IT. Aktif menulis dan beberapa bukunya telah terbit. Yang terbaru, “Jurus Sakti Memberangus Virus Pada Komputer, Handphone & PDA”. Anda dapat mengikuti aktivitasnya di personal websitenya, http://yusuf.web.id atau di Facebooknya, http://facebook.com/mcd.yusuf .

2 Comments - Leave a Comment

Leave a Reply