Meraih Matahari di Puncak Penanggungan [4]: Jatuh Bangun Karena Sepatu Jogging
Karena dengan tipisnya sol sepatu ini, nyaris tidak ada guratannya, maka sepatu tidak bisa menapak dengan mantap. Ditambah jalan yang licin habis hujan, maka saya harus jatuh bangun mencapai puncak. Jatuh bangun dalam arti sebenarnya. Hehehe. Post Views: 97
Meraih Matahari di Puncak Penanggungan [2]: Mendaki untuk Memberi Warna Hidup
Tapi itu dulu. Waktu sekolah. Sejak lulus kuliah dan bekerja, saya sudah tidak melakukannya. Memang beberapa kali masih mengikuti acara di hutan saat opspek mahasiswa baru mantan almamater. Tapi sekarang kan saya sudah di atas 40 tahun? Post Views: 66
Meraih Matahari di Puncak Penanggungan [1]: Mendaki Karena Nama yang Dikenal
Ajakan ini lama saya pertimbangkan. Bukan karena apa-apa. Tapi apakah saya mendapat izin dari istri dan Ibu untuk mendaki atau tidak. Terlebih sekarang musim penghujan, yang membuat medan menjadi sulit untuk didaki. Post Views: 242
Enerlife [7]: Anak Cowok atau Cewek?
Sebenarnya enakan mana sih punya anak cowok atau cewek? Saya sendiri punya anak cowok. Dengan anak cowok ini, saya bisa melampiaskan dendam main game multiplayer yang dulu tak bisa saya lakukan. Post Views: 249
Enerlife [6]: Mematok Target Lebih Tinggi
Mendengar komentar saya ini gurunya malah menimpali, “Zidan, kenapa tidak sekalian semua pelajaran kamu target nilai sempurna? Sepuluh semua?” Pertanyaan ini sungguh menghentak saya. Ya. Kenapa tidak? Post Views: 101
Enerlife [5]: Kebaikan Dibalas Dengan Kejahatan?
Tapi bagaimana kita tahu tujuan mereka baik atau buruk? Dengan perasaan dan nalar. Tapi kalaupun tidak ada kesangsian pada kita, kita wajib menolong. Setelah menolong, kita lepas tanggung jawabnya ke Tuhan. Bahwa kita melakukan hal ini karena ingin menolong. Post Views: 1,663
Enerlife [5]: Air Susu Dibalas Air Tuba
Dahulu kala saat manusia dan hewan bisa berkomunikasi, tinggallah seorang petani yang jujur. Teramat jujur malah. Orang sekarang menamakan sebagai naif. Dia berprinsip bahwa kebaikan selalu dibalas dengan kebaikan. Entah itu langsung atau tidak langsung, sekarang atau nanti, cepat atau lambat. Post Views: 223
Enerlife [4]: Mengaji untuk Orang Tua
Syahdan dahulu kala ada seorang pengusaha yang melakukan perjalanan bisnis ke daerah kampung kelahirannya. Dia sudah lama meninggalkan kampung halaman. Yakni sejak kepindahannya ke kota saat mulai masuk bangku sekolah menengah. Sejak itu, dia tidak pulang ke kampung kelahirannya. Hanya 3 kali. Yakni saat mau menikah, dan meninggalnya ayah dan ibunya. Itu pun saat pemakaman […]
Enerlife [3]: Hati-Hati Memilih Karir
Seorang teman sejak kecil memiliki cita-cita sebagai diplomat. Namun tidak seperti anak-anak lain yang terus berubah cita-citanya sejalan waktu berlalu, dia tetap konsisten dengan cita-citanya itu. Tidak sekedar angan atau bermimpi, tapi dia memang mempersiapkan dan mengejar cita-cita itu. Post Views: 56
Enerlife [2]: Galau Di Usia 40
Beberapa hari terakhir Andi, katakanlah begitu, merasa hari-harinya tidak nyaman. Ada sebuah kegundahan dan kekhawatiran yang melandanya. Dia merasa di sebuah persimpangan jalan. Bukan di sebuah pertigaan jalan, tapi mungkin perlimaaan, perenaman, pertujuhan dan mungkin lebih banyak lagi. Post Views: 113
