Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (8): Memberi Nama Untuk Benda Mati
Mungkin benar riset sapi di Inggris itu. Suatu waktu saya sekeluarga melakukan perjalanan dari Kediri ke Malang lewat Batu. Jalannya berliku dan naik turun di lereng gunung. Kanan kiri hutan/jurang. Post Views: 203
Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (7): Makanan Terlezat dalam Hidup
Secara perlahan saya sendok demi sendok. Hmm, memang nikmat sop sirip ikan Hiu ini. Saya tahu meski makanan ini sungguh lezat, saya akan berpikir ribuan kali sebelum membelinya dengan uang sendiri. Post Views: 53
Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (4): Menakar Derajat Seseorang
Bagaimana sebenarnya kita mengukur derajat orang lain? Kalau mengacu pada kitab suci, maka cara mengukurnya cukup mudah. Yakni dengan melihat kadar ketakwaannya. Tapi kita kan bukan Tuhan? Post Views: 125
Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (3): Ukuran Lain Kesuksesan
Anehnya dia malah menolak tangan saya. Dia berkata, ”Bukan. Saya bukan orang sukses. Kalau misalkan saya dianggap sukses, maka ucapkan sukses itu pada orang tuaku.” Saya tertegun dengan kriterianya ini. Post Views: 77
Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (2): Perlukah Disekolahkan di Sekolah Islam Terpadu?
Sekolah ini sering dinamakan sebagai Sekolah Islam Terpadu (SIT). Lalu apa sebenarnya keunggulan SIT? Kira-kira apa kelemahan bersekolah di SIT? Perlukah kita memasukkan anak kita ke sekolah ini? Post Views: 281
Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (1): Obrolan Yang Menggema
Namun saya ingin obrolan itu lebih ada faedah atau manfaatnya. Dan supaya obrolan itu tak hilang ditelan waktu, saya ingin menuliskan obrolan itu. Sehingga obrolan itu bisa bergema menembus waktu. Post Views: 108
Hikmah Justru Dari Kekalahan Bukan Kemenangan
Saya barusan baca buku “Perang Pasifik”. Buku karangan PK Ojong ini sudah saya baca kesekian kalinya. Saking seringnya. Saya memang senang dengan sejarah, khususnya Perang Dunia. Ada banyak pelajaran yang bisa dipetik. Diantaranya penyakit kemenangan. Apakah itu?
Tinggalkan Keserakahan Tinggalkan Beban Hidup
Dalam hidup kita seringkali seperti monyet. Karena ketamakan, kita tak mau melepas beban yang menghimpit. Kita membawa permasalahan itu kemana-mana. Tak mau meletakkan dengan mencari solusi tepatnya.
