Contact us now
+6289-774455-70

Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (15): Sisi Positif Mengantar Anak ke Sekolah

Awalnya ada perasaan segan mengantarkan mereka. Karena saya hitung ada waktu 30 menit terbuang, pergi pulang ke sekolahnya anak-anak. Waktu selama ini sebelum waktu berangkat kerja sangatlah berharga.

Read More

Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (13): Puasa, Internet dan Industri Kreatif

Industri kreatif adalah industri kompetitif yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Industri ini tak mudah dipindahkan atau dijiplak. Dan bulan Ramadhan menciptakan suasana yang kondusif lebih kreatif.

Read More

Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (12): Kelemahan Sekolah Agama Terpadu

Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (12): Kelemahan Sekolah Agama Terpadu

Inilah kelemahan terbesar menurut saya. Mungkin Anda terkejut, anak Anda bisa malah memberitahu atau memerintah Anda. Kalau Anda tidak siap dengan ini semua, janganlah anak Anda dibawa ke sekolah ini.

Read More

Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (11): Miskin Tapi Bermartabat

Beberapa waktu lalu diberitakan banyak orang mengaku miskin agar bisa masuk sekolah yang diinginkan dari jalur orang miskin. Ternyata setelah diverifikasi mereka kaya. Mereka tak malu mengaku miskin.

Read More

Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (10): Ujian Ramadhan

Awalnya saya ingin tetap ada sesuatu yang berguna/manfaatnya di artikel ini. Tapi saya pikir, nanti dikira saya menyamakan diri dengan contoh yang diberikan. Akhirnya saya putuskan, tidak saya tulis.

Read More

Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (9): Peristiwa-Peristiwa Besar yang Saya Alami di Ramadhan

Peristiwa besar di Ramadhan ini adalah sebuah ujian yang sungguh sangat berat. Saya diberi sakit yang tingkatannya kata beberapa orang sedikit di atas kematian. Begitu berat sehingga kita terpukul.

Read More

Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (8): Memberi Nama Untuk Benda Mati

Mungkin benar riset sapi di Inggris itu. Suatu waktu saya sekeluarga melakukan perjalanan dari Kediri ke Malang lewat Batu. Jalannya berliku dan naik turun di lereng gunung. Kanan kiri hutan/jurang.

Read More

Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (7): Makanan Terlezat dalam Hidup

Secara perlahan saya sendok demi sendok. Hmm, memang nikmat sop sirip ikan Hiu ini. Saya tahu meski makanan ini sungguh lezat, saya akan berpikir ribuan kali sebelum membelinya dengan uang sendiri.

Read More

Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (6): Buku Yang Selalu Tak Bosan Dibaca dan Dibaca Lagi

Dari sekian buku yang saya miliki, ada 1 buku yang saya suka. Entah sudah berapa kali saya membacanya. Kalau ada kesempatan selalu saya baca kembali, seperti di bulan Ramadhan ini. Tapi ini bukan Al Qur’an lho.

Read More

Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (5): Post Lebaran Syndrome

Nasib… Belum lebaran, bahkan puasa belum datang, saya sudah mengalami ‘post lebaran syndrome’. Post lebaran syndrome? Penyakit apakah itu? Parahkah itu? Gawatkah itu? Apakah saya juga bisa tertular?

Read More