Contact us now
+6289-774455-70

Enerlife [15]: Koin Penambah Semangat

“Pasukanku yang gagah berani, setelah berdoa tadi saya mendapat wangsit untuk menyerahkan keputusan ini pada koin keberuntungan,” katanya sambil menngacungkan koinnya. “Bila gambar kepala maka kita akan menang. Dan bila gambar ekor kita akan kalah. Maka kita kembali saja.”

Read More

Enerlife [14]: Gagalnya Orang Pintar Dalam Hidup

Ternyata tidak semua teman-teman kita yang pintar di sekolah/kampus kita, hidupnya sukses. Ada yang gagal. Bahkan harus tersungkur ke rumah sakit jiwa. Saya bertanya-tanya kenapa? Ternyata hal ini juga menjadi pertanyaan beberapa orang.

Read More

Enerlife [12]: 3 Golongan Manusia Memandang Hidupnya

Yang kedua adalah yang selalu memandang ke masa depan. Mereka selalu mematok harapan dan target di hari esok. Mereka selalu memiliki impian besar yang ingin diraih. Karenanya mereka bekerja keras untuk meraihnya. Waktu yang ada selalu dipikirkan untuk meraih masa depan itu.

Read More

Enerlife [9]: Memanfaatkan Sisa-sisa Waktu

Karena itu saya berpikir bagaimana mengoptimalkan waktu yang berjalan. Namun ini sulit. Karena semua sudah berjalan sesuai dengan rencana. Misal makan, tidur, bekerja. Saya tidak mungkin menghilangkannya.

Read More

Kubah [6]: 3 Kunci Hidup Bahagia Dunia Akhirat

Hidup dengan penuh lilitan hutang hanya akan membuat hidup terasa sesak. Tidak ada perasaan bahagia. Dapat bayaran tidak bahagia, karena habis untuk membayar hutang. Dapat proyek juga tidak dapat membuatnya bahagia.

Read More

Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (4): Menakar Derajat Seseorang

Bagaimana sebenarnya kita mengukur derajat orang lain? Kalau mengacu pada kitab suci, maka cara mengukurnya cukup mudah. Yakni dengan melihat kadar ketakwaannya. Tapi kita kan bukan Tuhan?

Read More

Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (3): Ukuran Lain Kesuksesan

Anehnya dia malah menolak tangan saya. Dia berkata, ”Bukan. Saya bukan orang sukses. Kalau misalkan saya dianggap sukses, maka ucapkan sukses itu pada orang tuaku.” Saya tertegun dengan kriterianya ini.

Read More

Rahasia Rejeki (40): Rahasia Rejeki Yang Terlupakan

Saya tercenung dengan hal ini. Sebuah rahasia rejeki yang mudah. Namun terlalu sederhananya sering kita mengabaikannya. Malah sering kali kita menolaknya. Jangan sampai kita seperti Malin Kundang.

Read More

Rahasia Rejeki (9): Berkah Sebagai Anak Guru?

Yang menarik ketika dia ditanya kesuksesannya, dia memberikan jawaban yang standar. Tapi saat wartawannya mendesak, baru dia memberikan jawaban yang unik: “Mungkin karena saya anaknya guru!”

Read More

Rahasia Rejeki (9): Berkah Sebagai Anak Guru?

Yang menarik ketika dia ditanya kesuksesannya, dia memberikan jawaban yang standar. Tapi saat wartawannya mendesak, baru dia memberikan jawaban yang unik: “Mungkin karena saya anaknya guru!”

Read More