Contact us now
+6289-774455-70

Tidak Ramainya Pantauan Arus Mudik | | Uniknya Ramadhan 2020 #4

Mudik bersama Ibu & keluarga adik ke ProbolinggoUniknya Ramadhan Tahun 2020 Ini #4

Tidak Ramainya Pantauan Arus Mudik

Hari ini Insya Allah terakhir kita berpuasa. Tapi bagi saya tidak terasa. Karena biasanya di akhir Ramadhan, kami mulai monitor media massa untuk memantau arus mudik.

Sebenarnya kalau saya pribadi saya tidak perlu memantau arus mudik. Lha seringkali mudik. Karena orang tua di Surabaya, saya di Sidoarjo. Hehehe.

Maka sejak dulu kami mudik H+1, setelah lebaran. Yakni ke Pare, Kediri. Kampung halaman istri. Meski kedua mertua sudah meninggal dunia. Namun kakak dan kerabat banyak di sana.

Terus biasanya saya balik duluan karena mudik ke Probolinggo bersama keluarga Surabaya. Terus jemput balik keluarga di Pare untuk kembali ke rumah.

Kita monitor pantauan arus mudik karena ikut bahagia dengan para pemudik yang akan berkumpul bersama kerabat di kampung halaman. Dan pagi ini saya coba monitor radio. Ternyata tidak ada program pantauan arus mudik.

Maka tahun ini di radio tidak ada laporan pandangan mata dari berbagai kota tentang arus balik. Sebuah akhir Ramadhan yang tidak biasa! Ihik-ihik.

(Ket. foto: Mudik ke Probolinggo bersama Ibu dan adik-adik)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: