Contact us now
+6289-774455-70

Rahasia Rejeki (75): Rahasia Jodoh Yang Baik

Saya teringat keluhan seorang teman bujang yang ingin mendapat istri sholehah. Saya tanya apa yang sudah dilakukan untuk mencari istri seperti itu? Ternyata pencariannya tak sejalan dengan tujuannya.

Oleh: Mochamad Yusuf*

Sewaktu jalan-jalan di sebuah mall, istri bertemu dengan teman lama. Dia dulu teman sekost sewaktu awal-awal bekerja di Surabaya. Setelah istri pindah-pindah kerja, dan juga pindah-pindah kost, maka terputuslah komunikasi dengan teman lama ini.

Setelah pertemuan di mall itu, komunikasi dengan teman lama tersebut menjadi tersambung kembali. Kadang-kadang telpon ke rumah, meski kata istri seringnya telpon ke kantor. Dan akhirnya menyempatkan juga berkunjung ke rumah.

Sambungnya komunikasi ini menyebabkan istri tahu nasib temannya sekarang ini. Ternyata dia sudah janda. Dia sempat menikah sampai 3 kali. Total dari pernikahan ini, dia memiliki 2 anak yang semuanya ikut dia.

Dari cerita istri, diketahui teman ini ternyata selalu memiliki suami yang tak baik. Memang awalnya baik, namun kemudian diketahui belang suaminya bahwa selain pekerjaannya serabutan, mereka juga suka selingkuh dengan wanita lain.

Sedihnya meski suami diketahui berselingkuh, sering teman istri harus bertanggung jawab terhadap perbuatan suaminya. Misal: membiayai persalinan wanita selingkuhannya yang sudah hamil, membayar hutang/kredit yang dilakukan suami dan lainnya.

Sepertinya kehidupannya menyedihkan. Suami-suaminya tidak ada yang ‘benar’. Sepertinya Tuhan selalu membuat cobaan seperti ini padanya. Hidupnya selalu menderita karena suami-suaminya yang tak baik. Sepertinya Tuhan tidak suka padanya.

Tapi benarkah?

Mendengar cerita dari istri ini, saya jadi teringat ayat dari surat An Nuur 26. “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji. Dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pu1a).”

Firman Tuhan ini bukanlah jaminan bahwa selalu kejadiannya seperti itu. Tapi itu anjuran yang harus dilakukan. Bahwa kalau kita merasa sebagai orang baik (laki-laki/perempuan), maka kita haruslah mencari pasangan yang baik pula (laki-laki/perempuan).

Atau kalau dibalik, bila kita ingin mendapat pasangan yang baik (laki-laki/perempuan), maka kita harus menjadi orang yang baik dulu (laki-laki/perempuan). Dengan jadi orang baik, kita akan mencari lingkungan yang baik pula. Sehingga di lingkungan yang baik ini, bisa bertemu dengan orang-orang baik lain.

Saya teringat keluhan seorang teman bujang yang ingin mendapat istri sholehah. Saya tanya apa yang sudah dilakukan untuk mencari istri seperti itu? Ternyata pencariannya tak sejalan dengan tujuannya.

Saya katakan kalau memang mencari istri yang baik, ya mencarinya harus di tempat-tempat yang baik. Saya minta teman untuk aktif sebagai remaja masjid, ikut pengajian-pengajian, terlibat dalam kegiatan-kegiatan hari besar agama dan lainnya.

Kalau sudah di lingkungan seperti ini, kans mendapat istri yang baik tentu saja besar. Meski belum tentu juga nantinya diketahui sebagai wanita yang baik. Namun harapannya lebih besar mendapat istri yang baik, daripada mencari di kafe-kafe, karaoke, mall-mall atau tempat-tempat lainnya.

Selain itu tak fair, kalau kita ingin istri kita sholehah yang bisa dipercaya, tapi kita sendiri masih suka selintat-selintut bila melihat wanita yang cantik dan sexy. Jadikan diri kita sebagai insan yang baik, sehingga menjadi jodoh bagi insan manuia lain yang baik.

Memang jodoh adalah salah satu rahasia yang dipegang oleh Ilahi, seperti juga rahasia mati dan rejeki. Namun dengan pedoman An Nuur 26 di atas, seharusnya kita bisa berusaha mendapat rejeki jodoh yang baik. Kita seperti diberitahu Tuhan bagaimana cara mendapatkan jodoh yang sholeh/sholehah.

Jadi semuanya dikembalikan ke kita. Apa yang kita inginkan sesuai dengan apa yang sudah lita lakukan. Sambil terus berdoa agar Tuhan memberikan rejeki jodoh yang baik pada kita. [TSA, 13/02/2012 dini hari]

~~~
Artikel ini bagian dari buku yang saya rencanakan untuk terbit. Rencananya ada 99 artikel yang berkaitan dengan rahasia rejeki. Untuk seri 1 sampai 10, anda bisa membaca secara lengkap di sini. Setelah seri itu, tak ditampilkan secara lengkap. Namun hanya setiap kelipatan seri 5 yang ditampilkan secara lengkap. Jadi pantau terus serial ‘Rahasia Rejeki’.

~~~
*Mochamad Yusuf adalah online analyst, pembicara publik, host radio, pengajar sekaligus praktisi TI. Aktif menulis dan beberapa bukunya telah terbit. Yang terbaru, “Jurus Sakti Memberangus Virus Pada Komputer, Handphone & PDA”. Anda dapat mengikuti aktivitasnya di personal websitenya atau di Facebooknya.

One Comment - Leave a Comment

Leave a Reply