Contact us now
+6289-774455-70

MENGETAHUI & MEMILIH PESANTREN YANG TEPAT Buat Buah Hati Kita | Motivasi & Inspirasi Pendidikan

Tahun sudah berganti, bahkan bulan sudah berganti. Tinggal menghitung beberapa waktu lagi, maka ganti tahun ajaran. Bagi yang putra/putrinya di tingkat atas, seperti kelas 6 SD dan 9 SMP, maka saatnya mulai berburu sekolah.

Mungkin sudah agak terlambat, karena beberapa sekolah sudah membuka pendaftaran akhir tahun lalu. Namun mungkin gelombang berikutnya masih dapat mengikutinya.

Salah satu alternatif pendidikan adalah dengan disekolahkan di Pesantren. Konsep berasrama yang membuat mereka bisa lebih fokus sekolah. Bahkan terbukti di masa pandemi ini, mereka tetap normal belajar. Belum keunggulan lain seperti tak terganggu gadget yang bisa mengakibatkan kecanduan.

Namun ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum menyekolahkan di Pesantren. Pertama, harus mengenal jenis-jenis pesantren. Karena banyak ragamnya. Ada pesantren tahfidz, pesantren plus dll. Maka untuk jelasnya bisa melihat video ini:

MENGENAL 7 JENIS PESANTREN – Jangan Salah Pilih!

Kedua, adalah menentukan pesantren yang tepat. Di sini kita perlu memperhatikan kondisi buah hati, keuangan keluarga, termasuk visi misi keluarga. Untuk detilnya bisa lihat video ini:

7 TIPS MEMILIH PESANTREN Untuk Anak

Ketiga, kebimbangan wali menyekolahkan anaknya ke pesantren biasanya takut berpisah. Selain itu adalah biaya. Apalagi dibandingkan sekolah negeri yang di beberapa daerah malah gratis. Wajar, Pesantren relatif mahal karena biaya hidup: makan, tidur, laundry, dll menjadi biaya terpisah.

Padahal selama ini dengan ikut orang tua, biaya itu tercover dengan biaya keluarga. Tapi percayalah, barangsiapa ‘meminjami’ Allah dengan biaya pendidikan anak terbaik apalagi nanti mereka bisa berdakwah, akan diganti Allah. Insya Allah. Seperti kisah berikut ini:

REZEKI LANCAR Orang Tua Yang Anaknya Sekolah di Pondok Pesantren

Selamat mempelajari videonya. Bisa dishare bagi keluarga yang membutuhkan. Btw, selamat berlibur. Selamat menikmati kebersamaan bersama keluarga tercinta.

One Comment - Leave a Comment
  • Leave a Reply